Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Sunday, 3 March 2019

5 Cara Ampuh Menyembuhkan Sakit Tenggorokan

Radang tenggorokan termasuk penyakit yang kedengarannya sepele, jika disepelekan juga akan membahayakan penderitanya. Radang tneggorokan dapat menyerang siapa saja, dari anak-anak sampai orang dewasa. Tak jarang radang tenggorokan diobati dengan bahan-bahan alami yang ada di rumah. Nenek moyang percaya untuk menyembuhkan radang tenggorokan dapat menggunakan bahan-bahan herbal alami. 

5 Cara Ampuh Menyembuhkan Sakit Tenggorokan


Radang tenggorokan biasa digunakan untuk menyebut gejala sakit tenggorokan. Pada kebanyakan kasus sakit tenggorokan tidak bisa disebut radang. Radang tenggorokan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus atau tonsillitis, yaitu inflamasi yang disebabkan oleh infeksi virus. Radang tenggorokan merupakan gelaja awal flu dan bisa disembuhkan dengan bahan alami dalam waktu yang cukup singkat. Berikut cara mengobatai radang tenggorokan dari level yang ringan sampai sedang dengan menggunakan bahan alami yang terbukti ampuh. 

1. Kumur dengan air garam 

Berkumur dengan air garam yang hangat dapat dijadikan salah satu cara untuk mengatasi masalah radang tenggorokan. Dilansir dari Health dan beberapa studi lainnya menemukan bahwa berkumur dengan air garam beberapa kali sehari dapat mengurangi bengkak di tenggorokan dan mencairkan lendir, serta membantu untuk membilas bakteri dan berbagai penyebab iritasi sehingga dapat meringankan ketidaknyamanan saat menelan. 

Campurkan 1 sendok teh garam dengan air hangat. Aduk sampai garam tercampur dengan air, kemudian kumurkan selama beberapa detik. Lakukan sampai beberapa kali dalam sepanjang hari. Jika rasa asin tidak tertahankan, anda dapat mencampurkan sedikit madu untuk menetralisir rasa asin. 

2. Cukupi cairan tubuh 

Jika anda sedang mengalami radang tenggorokan, itu tandanya anda harus mencukupi cairan tubuh untuk meringankan rasa sakitnya. Menjaga asupan cairan tubuh merupakan bagian penting untuk pengobatan radang tenggorokan secara alami. 

Ketika anda kekurangan asupan cairan tubuh, maka tubuh tidak akan bisa menghasilkan air liur yang cukup dan lendir untuk menjaga kelembapan tenggorokan anda. Hal ini akan membuat pembengkakan dan peradangan semakin buruk. 

Air putih merupakan salah satu solusi terbaik yang dapat anda lakukan. Anda juga dapat menggantinya dengan teh tawar hangat, teh jahe madu hangat, atau sup ayam yang lezat. 

3. Permen pelega tenggorokan 

Anda dapat mengonsumsi permen pelega tenggorokan yang biasa dijual di pasaran atau di apotik. Kandungan ekstrak menthol, papermin atau eucalyptus bermanfaat untuk memberikan efek sejuk dan mati rasa pada jaringan tenggorokan. Kandungan pada bahan tersebut memiliki sifat anti peradangan, antivirus dan antibakteri yang berfungsi untuk mempercepat proses penyembuhan. 

4. Air perasan lemon 

Kandungan astringent yang terdapat pada jus lemon ternyata dapat mengempiskan pembengkakan pada jaringan tenggorokan dan dapat menciptakan lingkungan asam yang mampu mematikan virus dan bakteri penyebab iritasi. 

Campurkan 1 sendok air lemon ke dalam teh hangat untuk proses penyembuhannya, anda dapat melakukannya secara rutin untuk membuahkan hasil yang maksimal 

5. Kumur air kunyit 

Kandungan antioksidan yang tinggi pada kunyit ternyata bermanfaat untuk mengatasi penyakit-penyakit kondisi serius. Salah satunya untuk meredakan radang tenggorokan atau sakit tenggorokan. Campurkan ½ sendok kunyit bubuk dan ½ sendok teh garam ke dalam air hangat. Kumur selama beberapa menit dan ulangi sampai beberapa kali.

Monday, 25 February 2019

Cara Menyimpan Bumbu Dapur Agar Kualitas Tetap Terjaga

Menjaga kualitas bumbu dapur juga berarti menjaga kualitas nilai nutrisi yang ada di dalamnya. Supaya anda tetap mendapatkan manfaat dari cabai, lada dan bumbu dapur lainnya, anda juga harus memperhatikan cara penyimpanan dan cara penggunaannya. Lalu bagaimana cara penyimpanan dan penggunaan bumbu dapur yang benar? Berikut cara penyimpanan dan penggunaan bumbu dapur dengan benar agar kualitas bumbu dapur tetap terjaga.

Cara Menyimpan Bumbu Dapur Agar Kualitas Tetap Terjaga


1. Jangan biarkan bumbu dapur berantakan 

Untuk anda yang sering memasak, seringkali anda meletakan wadah bumbu secara asal dan berantakan bahkan sampai lupa untuk merapihkanya kembali. Menata wadah bumbu secara asal, nantinya akan menyusahkan anda sendiri. Wadah bumbu bisa terjatuh karena tersenggol oleh anda, sehingga dapat mengotori lemari. Hal ini juga dapat mempersulit anda untuk menemukan bumbu dapur yang biasa anda gunakan karena anda tidak menatanya dengan rapih. 

Jadi, jangan malas-malasan untuk menata tempat atau wadah penyimpan bumbu-bumbu dapur anda. Atur wadah bumbu pada tempat yang biasa anda letakan atau tempat yang mudah untuk dijangkau. 

2. Simpan pada tempat wadah yang tepat dan beli sesuai kebutuhan 

Bukan hanya sayur dan buah yang mudah busuk atau rusak, jika dibandingkan dengan bumbu dapur. Bumbu dapur memang memiliki daya tahan yang cukup lama. Menyimpan bumbu dapur yang cukup lama ternyata dapat menurunkan kualitas bumbu dapur tersebut. Supaya kualitas pada bumbu dapur tetap terjaga atau tahan lama, anda perlu melakukan penyimpanan bumbu dapur dengan wadah yang sesuai. 

Untuk bumbu yang kering atau yang berbentuk serbuk, seperti lada, merica bubuk, cabai bubuk, sebaiknya lakukan penyimpanan pada wadah yang kering atau yang tertutup rapat. Sementara untuk bumbu dapur yang berbentuk utuh seperti lengkuas, daun jeruk, jahe, bawang, kencur dan kunyit dapat anda tempatkan pada wadah yang terbuka. Namun, jika sudah dikupas atau dipotong sebagaian, ada baiknya langsung dimasukkan ke dalam kulkas. Selain itu, anda juga perlu untuk mempertimbangkan membeli kebutuhan bumbu dapur sesuai kebutuhan. Jangan membeli bumbu dapur dalam jumlah yang banyak, jika memang penggunaannya tidak dalam jumlah banyak. Kualitas bumbu dapur dapat terjamin hanya dalam jangka waktu satu tahun. 

3. Gunakan lemari khusus untuk menyimpan bumbu-bumbu dapur 

Untuk cara penyimpanan selanjutnya anda harus memperhatikan cuaca, panas, udara dan kelembapan. Karena hal tersebut merupakan musuh bagi bumbu dapur. Itu sebabnya, anda memerlukan tempat yang gelap dan kering untuk menyimpan bumbu-bumbu dapur. Seperti lemari, jika tidak memungkinkan untuk memakai lemari Anda dapat menggunakan rak terbuka yang menempel di dinding. 

Tempatkan rak tersebut menjauhi celah jendela, agar tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung. Gunakan wadah plastik atau kaleng dengan warna yang gelap dan tertutup rapat.